Penyebab Jerawat Mendadak Muncul di Usia 30-an

Kinipaham – Bukan hanya saat remaja atau dewasa awal, jerawat juga kerap muncul saat wanita memasuki usia 30 tahunan. Bahkan, tak jarang, kondisi tersebut lebih buruk dibandingkan dengan wanita muda.

Penyebab munculnya jerawat sendiri umumnya beragam, mulai dari hormon, stres, diet, hingga salah menyantap makanan. Lantas, apakah hal tersebut juga berlaku untuk wanita usia 30 tahunan?

Baca juga: Apa Itu Fungal Acne dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Dokter kulit asal India, Dr. Aanchal Panth memastikan, penyebab munculnya jerawat di wajah wanita 30 tahunan biasanya berbeda dengan wanita usia muda.

“Kami mendapatkan semakin banyak wanita di usia 30-an dan 40-an yang berjerawat untuk pertama kalinya. Tidak ada penyebab tunggal tetapi biasanya multifaktorial,” ujar Dr. Panth dilansir dari Indian Express, Jumat 21 Januari 2022.

Fungal Acne. Foto: SCmedia.
Fungal Acne. Foto: SCmedia.

Menurut Dr. Panth, riwayat menstruasi yang terperinci sangat penting. Ketidakseimbangan hormon pada wanita dapat memicu jerawat bahkan di usia 30-an dan 40-an. Ini adalah fakta yang diketahui bahwa stres memanifestasikan dirinya pada kulit dalam berbagai cara, salah satunya adalah jerawat.

“Semua jenis stres dapat memperburuk kondisi kulit termasuk jerawat,” kata Dr. Panth.

Penyebab Lain Munculnya Jerawat

Ilustrasi wanita jerawat.

Adanya paparan sinar matahari yang  berlebih, sangat penting untuk melindungi kulit dari bahaya sinar UV, karena disebut dapat memicu erupsi jerawat baru. Itulah mengapa, jangan lupa untuk menggunakan tabir surya.

Obesitas dan peningkatan kolesterol Diet juga memainkan peran utama dalam menentukan kesehatan kulit. Peningkatan kolesterol dan obesitas telah dikaitkan dengan perkembangan jerawat dewasa yang resisten. Selain itu kelebihan asupan gula dan susu juga sangat berpengaruh.

Maka, Dr. Panth menyarankan, untuk menghindari gula dan susu dalam kasus jerawat. Sebab, gula dan susu dapat meningkatkan faktor pertumbuhan seperti insulin (IGF) dalam tubuh. IGF merangsang kelenjar pembentuk minyak untuk membuat lebih banyak minyak dan itu memperburuk jerawat.