Viral Slip Gaji Guru Honorer Rp35 Ribu Sebulan, Warganet Sentil Pemerintah

Kinipaham – Belakangan, media sosial diramaikan akun yang memamerkan slip gaji bernilai belasan juta rupiah. Imbasnya, banyak warganet yang marah, dan menilai perbuatan tersebut sejatinya tak perlu dilakukan. Apalagi, di luar sana masih banyak pihak yang menerima gaji sangat rendah, salah satunya guru honorer.

Akun Twitter bernama @jark_doke, baru-baru ini membagikan slip gaji guru honorer yang menerima Rp35 ribu per bulannya. Upah itu sudah termasuk tunjangan transport, jabatan, dan juga wali kelas. Ia mengaku, slip gaji tersebut bukan rincian terbaru, tapi bisa dijadikan cerminan betapa profesi itu masih jauh dari kesan sejahtera.

“Kakak gue sendiri juga guru honorer, lama di suatu sekolah. Ya walaupun enggak Rp35 ribu sebulan, tapi masih di bawah Rp500 ribu sebulan. Malah untuk UMR Jawa Tengah pun masih jauh. Jadi harus cari sampingan,” tulis akun tersebut, dikutip Senin 1 Juni 2020.

Hingga tulisan ini dimuat, unggahan tersebut sudah menerima ratusan tanggapan dan dibagikan ulang sebanyak enam ribu kali. Rata-rata dari mereka merasa iba dengan nasib pekerja honorer di Indonesia.

“Serius nanya, kenapa gaji guru kecil banget sih? Padahal, guru berhak mendapat gaji yang layak dan patut sesuai kemampuannya atau bahkan pengabdiannya selama di dunia pendidikan,” tanya @aliyarivanthia.

“Ini alasan dulu gue berhenti jadi guru honorer, sebulan cuma digaji Rp65 ribu,” timpal @birulangit86.

https://twitter.com/jark_doke/status/1267099815889956865

Terlepas soal itu, ada satu akun bernama @donatmesess yang menganggap bahwa peran pemerintah dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sebab jika para pemangku jabatan abai atau tak peduli, maka fenomena itu bakal berlanjut tanpa adanya perubahan.

“Suka sedih sih kalau lihat guru honorer gajinya segini. Jujur, gajiku ngeles satu pertemuan jauh lebih banyak daripada ini. Menurutku pemerintah harusnya juga perlu merhatiin guru-guru honorer. Soalnya setahuku, guru yang udah PNS itu dapet sertifikasi dan gaji ke-13,” kata dia.

Copy

Advertise