Viral Polisi Diduga Tilap Pakaian Thrifting Sitaan, Polri Ambil Sikap

KinipahamPolri akhirnya buka suara soal postingan viral yang menyebut anggota kepolisian menilap atau menyisihkan pakaian thrifting sitaan. Mereka mengaku akan mendalami dugaan kasus tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masayarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengaku telah mengetahui postingan viral tersebut. Kini, pihaknya tengan menelusuri kebenaran informasinya.

“Kita cek dulu ya kebenarannya,” ujar Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, dikutip dari Kompas, Minggu (2/4).

Ilustrasi bisnis pakaian thrifting di Indonesia.
Ilustrasi bisnis pakaian thrifting di Indonesia.

Ramadhan menekankan, penyidik Polri dilarang menyalahgunakan barang bukti dari pengungkapan suatu perkara. Seandainya itu dilanggar, maka siap-siap akan dikenakan sanksi.

Baca juga: Pengamat Fashion Tak Setuju Pemerintah Larang Bisnis Thrifting

“Tentu akan mendapatkan sanksi. Yang jelas kalau ada pelanggaran seperti itu, kami pastikan itu melanggar,” kata Ramadhan.

Polisi menyita pakaian thrifting.

Dilihat dalam foto tangkapan layar yang viral tersebut, tampak foto sejumlah baju dan pakaian bekas impor tersimpan di dalam karung atau ball pres. Foto itu sempat ramai dibahas di berbagai media sosial.

Dalam narasinya, penggunggah foto mengaku memiliki kerabat yang bekerja di satuan Direktorat Tindak Pidana Khusus. Tetapi, tak disebutkan lebih lanjut Polda mana yang dimaksudnya.