Tesla Buka Peluang Merger dengan Perusahaan Otomotif Lain

Saat menghadiri acara pemberian Axel Springer Award di Jerman yang disiarkan melalui saluran Youtube, CEO sekaligus pendiri perusahaan mobil listrik Tesla, Elon Musk mengaku, pihaknya membuka kesempatan merger dengan produsen otomotif lain.

Pada mulanya, Elon ditanya mengenai kemungkinan Tesla membeli produsen otomotif lain yang sudah ada. Namun, dia justru membeberkan rencana Tesla melakukan sejumlah merger. Sejauh ini, hal tersebut masih sebatas keinginan. Akan tetapi, pihaknya bakal beralih ke tahap serius seandainya ada yang menginginkan.

“Kami sudah pasti tidak akan meluncurkan pengambilalihan yang berbahaya, tetapi jika seseorang mengatakan ide bagus bergabung dengan Tesla, kami pasti akan melakukan pembicaraan itu,” ujar Elon, dikutip dari CNN, Rabu 2 Desember 2020.

Baca juga: Starlink, Mimpi Gila Elon Musk Hadirkan Internet Murah Berkecepatan 1 Gbps

Saat ini, Tesla tidak terafiliasi dengan produsen otomotif lain. Meski begitu Daimler dan Toyota pernah tercatat sebagai investor Tesla yang kemudian dijadikan pemasok sistem penggerak listrik.

Meski sedang naik, keputusan Tesla untuk merger dengan perusahaan lain mungkin hal lumrah. Sebab, Tesla tetap membutuhkan modal untuk banyak hal, seperti rencana pembuatan baterai, penambangan dan pengembangan manufaktur, serta lain sebagainya.

“Untuk membuat mobil kami terjangkau, kami harus lebih pintar tentang cara kami membelanjakan uang,” kata dia.

Copy

Advertise