Takut Makin Merugi, Disneyland Shanghai Bakal Kembali Dibuka

Kinipaham – Pada Selasa kemarin, Disney secara resmi menyatakan bakal kembali membuka Shanghai Disneyland pada 11 Mei 2020 mendatang. Meski begitu, dalam prosesnya, mereka bakal mematuhi prosedur kesehatan yang berlaku. Seperti membatasi jumlah pengunjung, serta menerapkan social distancing ketat guna meminimalisir terjadinya penyebaran virus.

Rencana ini memberikan sedikit gambaran bagaiamana Disney, yang merupakan raksasa industri hiburan, akan bangkit dari pandemik Covid-19. Jaringan taman hiburan Disneyland merupakan penyumbang pendapatan Disney yang cukup signifikan, tercatat pada tahun lalu, Disneyland di seluruh dunia menyumbang sepertiga pendapatan Disney.

“Kita akan melakukan pendekatan secara bertahap dengan cara membatasi pengunjung menggunakan sistem pintu masuk yang canggih, pengendalian kepadatan pengunjung, serta prosedur kesehatan dan pencegahan penyebaran [Covid-19] yang diberlakukan oleh pemerintah,” ujar CEO Disney, Robert Chapek kepada Reuters.

“[Langkah pencegahan] termasuk penggunaan masker, pengecekan suhu, dan sistem pendeteksi dini,” lanjutnya.

Jajaran eksekutif Disney mengaku tidak bisa memprediksikan secara pasti mengenai kapan Disneyland yang lainnya akan dibuka kembali menyusul Disneyland Shanghai. Tidak hanya taman hiburan, mereka juga masih belum bisa memberikan kapan akan membuka toko-toko Disney dan bisnis kapal pesiar Disney.

Baca juga: Corona Belum Usai, Singapura Malah Berniat Kembali Jalankan Roda Ekonomi

Chief Financial Officer Disney, Christine McCarthy, mengatakan kerugian yang ditanggung Disney mencapai US$1 miliar atau setara Rp15 triliun. Kerugian ini hanya dari penutupan taman hiburan Disney di wilayah Amerika Serikat.

Demi menyiasati kerugian ini, Disney memberikan cuti kepada 120 ribu pekerjanya pada April 2020. Chapek mengatakan hanya akan membuka kembali Disneyland yang masih menguntungkan.

Pihak Disneyland Shanghai mengakatan akan menerapkan pembukaan kembali secara perlahan dengan beberapa ketentuan pembelian tiket. Pengunjung hanya bisa membeli tiket masuk Disneyland di tanggal-tanggal yang sudah ditentukan dan pemegang kartu annual pass harus melakukan booking terlebih dahulu.

Baca juga: Mulianya Para Pemimpin di Eropa, Ramai-ramai ‘Patungan’ untuk Tangani Covid-19

Menurut informasi yang didapat dari Reuters, Disneyland Shanghai akan menggunakan Shanghai Health QR Code sebagai sistem pemeriksaan pengunjung, sistem ini merupakan sistem contact tracing yang digunakan di Shanghai untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Chapek mengatakan Shanghai Disneyland Resort memiliki kapasitas 80 ribu pengunjung setiap harinya, tetapi dalam usaha pembukaan kembali ini, pemerintah China hanya memerbolehkan 24 ribu pengunjung per hari. Tetapi dia menjelaskan, tidak menutup kemungkinan dalam beberapa minggu setelah pembukaan kembali Shanghai Disneyland, ia akan meningkatkan kuota pengunjung secara bertahap. (SFN)

Copy

Advertise