Sosok Elizabeth Harmon “The Queen’s Gambit” di Dunia Nyata

Kinipaham – Bintang muda keturunan Inggris, Anya Taylor-Joy mengaku tak berpikir panjang saat dirinya ditawari memainkan peran Elizabeth Harmon dalam serial Netflix The Queens’s Gambit. Sebab, kata dia, tokoh tersebut mencerminkan semangat wanita yang hendak mendobrak dinding-dinding stigma.

Elizabeth Harmon atau Beth sudah yatim piatu sejak usianya belum lagi sembilan tahun. Dia yang diurus dan dibesarkan panti asuhan kemudian bertemu petugas kebersihan bernama Shaibel. Pria tua tersebut merupakan sosok yang pertama kali mengenalkan Beth cara bermain catur.

Baca juga: Bukan Hanya Startup, Ini 5 Drama Nam Joo Hyuk yang Wajib Ditonton

Singkat cerita, bakat luar biasa Beth membawa dia pada sejumlah kejuaran catur. Mulai dari kelas amatir, nasional, hingga mancanegara. Puncaknya, Beth berhasil mengalahkan Grandmaster (GM) Vasily Borgov melalui pertarungan panjang di kejuaraan catur dunia yang berlokasi di Uni Soviet.

Lantas, adakah sosok Elizabeth Harmon di dunia nyata? Sayangnya, tidak. Tokoh tersebut merupakan karakter rekayasa yang diciptakan Walter Tevis selaku penulis novel The Queen’s Gambit. Bahkan, faktanya, kejuaraan dunia catur atau World Chess Championship tak pernah sekali pun dimenangi seorang wanita.

Dikutip dari Cosmopolitan, Rabu 23 Desember 2020, dalam dunia catur ada kejuaraan bertajuk Women’s World Chess Championship dan telah melahirkan banyak pecatur wanita hebat. Namun, belum ada dari mereka yang mampu menerabas ‘batas’.

Elizabeth Harmon di Dunia Nyata

Meski hanya rekayasa, namun tokoh Elizabeth Harmon disebut-sebut terinspirasi dari pecatur dunia yang besar di tahun 70-an, Bobby Fischer. Bahkan, persaingan Beth dan Borgov terlihat mirip dengan perselisihan antara Fischer dan lawannya, Boris Spassky. Pengemar catur pasti menyadari kesamaan tersebut.

Diketahui, pertandingan Fischer melawan Spassky pada 1972 silam dikenal sebagai “Match of the Century” dan digadang-gadang menjadi peristiwa terbesar saat perang dingin. Adegan tersebut yang kemudian direka ulang penulis novel dan sutradara film melalui adegan Beth melawan Bargov di Uni Soviet.

Saat memenangi pertandingan melawan Spassky, usia Fischer 29 tahun. Sementara Beth mengaku berusia 20-an saat mengalahkan Borgov. Bahkan, adegan Spassky yang tepuk tangan bersama penonton saat dikalahkan Fischer, juga ditiru Borgov di penghujung cerita.

Kesamaan Latar Belakang

Bukan hanya kariernya di dunia catur, latar belakang Bobby Fischer dan Beth ‘The Queen’s Gambit’ juga sepintas mirip, yakni sama-sama kelam. Bobby Fischer hidup sendiri sejak kecil setelah ayahnya pergi, dan ibunya ditangkap FBI lantaran terlibat jaringan komunisme.

Sementara, seperti yang telah disinggung di awal, Beth sudah ditinggalkan kedua orang tuanya sejak kecil, hingga akhirnya diurus dan dibesarkan panti asuhan milik lembaga Kristen di wilayah Kentucky.

Lantas, benarkah Elizabeth Harmon merupakan Bobby Fischer versi wanita? Sulit menjawabnya. Mengingat, sang penulis novel, Tevis sudah meninggal dunia sejak lama. (Hane).

Copy

Advertise