Sehebat Apa Poco X3 NFC Sampai Layak Disebut ‘Mid-range Killer’?

Kinipaham – Baru-baru ini, perusahaan teknologi asal China, Xiaomi resmi menghadirkan Poco X3 NFC untuk pasar Indonesia. Kabarnya, fitur dan spesifikasi ponsel tersebut menjadi yang terbaik di kelasnya. Itulah mengapa, Xiaomi menyebutnya sebagai ‘Mid-range Killer’ atau pembunuh kelas menengah.

Xiaomi menjual Poco X3 dalam dua varian berbeda, yakni 6/64GB seharga Rp3,1 jutaan, dan 8/128GB yang Rp300 ribu lebih mahal. Pemesanannya sendiri baru dibuka pada 22 Oktober 2020 mendatang, melalui Mi Store dan toko resmi mereka di Shopee. Lantas, apa saja sebenarnya keistimewaan ponsel tersebut?

Desain

Secara tampilan, Poco X3 terbilang bongsor untuk kelasnya. Bobotnya 215 gram dengan ketebalan 9,4 mm. Sehingga, terasa solid saat berada di genggaman. Sementara bagian yang paling banyak mendapat sorotan terletak pada ‘punggung’ atau belakang ponsel.

Pabrikan membekali ponsel dengan casing berbahan plastik atau polycarbonate. Pilihan warnanya sendiri ada dua, yakni abu-abu tua dan biru dengan sentuhan glossy yang memikat mata. Sedangkan tulisan ‘Poco’ dibuat besar dan terpasang secara vertikal di bagian bawah.

Baca juga: China Kembangkan Teknologi Ajaib yang Bisa Hidupkan Orang Mati

Selain itu, hal menarik lain terletak pada desain kamera empat lensa yang dirancang besar dan mencolok. Tampilan seperti itu mengingatkan kita dengan kamera Redmi Note 9 Pro yang meluncur lebih awal. Hanya saja, pada Poco X3, ukurannya memang lebih besar.

Layar dan Kamera

Ponsel yang sedianya bakal menantang Realme 7 tersebut punya refresh rate 120Hz dengan touch sampling rate 240Hz, angka yang bisa dibilang sama dengan spesifikasi layar smartphone flagship masa kini.

Layar Poco X3 NFC punya dimensi 6,67 inci full HD+ dengan kamera punch-hole yang terletak di tengah atas. Selain itu, demi meningkatkan rasa aman, Xiaomi melapisinya dengan Gorilla Glass 5 dan mendukung standar konten HDR10.

Beralih ke kamera, seperti yang telah disinggung di awal, ponsel China tersebut menggunakan empat mata lensa dengan satu flash atau pencahayaan sebagai pelengkap.

Sensor kamera belakang yang digunakan sendiri tak main-main, yakni 64MP Sony IMX682 f/1.89 sebagai senjata utama, dan disandingkan sensor 13MP f/2.2 ultra-wide, 2MP macro (4cm) dan 2MP depth sensor. Sementara untuk kebutuhan swafoto, ada kamera 20MP f/2.2 di bagian depan.

Jantung Penggerak

Kendati dijual seharga Rp3 jutaan, namun bukan berarti Poco X3 punya spesifikasi rendah. Bahkan, tenaga atau performa ponsel tersebut sebanding dengan produk lain yang harganya dua kali lebih mahal. Lho, kok bisa?

Poco X3 sendiri dipersenjatai chipset Snapdragon 732G dan GPU Adreno 618 yang dipadukan RAM LPDDR4X dengan memori penyimpanan UFS 2.1, masing-masing 6GB/64GB dan 8GB/128 GB.

Menariknya, untuk menunjung kegiatan gaming atau bermain gim, perusahaan menyematkan teknologi LiquidCool Technology 1.0+ yang diklaim bisa mendinginkan perangkat hingga 6 derajat, dan Game Turbo generasi terbaru. Sementara baterainya sendiri terbilang besar, yakni 5.160 mAh. Ngeri sekali, bukan?

Copy

Advertise