Penipu! Begini Siasat Licik Penjual Sepatu Balikpapan @warung.second.2nd

Kinipaham – Dalam seminggu terakhir, akun Instagram yang mengaku menjual sepatu bekas di Balikpapan, @warung.second.2nd ramai menjadi perbincangan di media sosial. Hal itu bermula usai akun tersebut menipu sejumlah korban dengan dagangan palsunya.

Kami dari redaksi Kinipaham sempat melakukan kroscek dan pendalaman kasus. Hasilnya, akun @warung.second.2nd benar-benar menipu para kustomernya. Bahkan, salah satu korbannya merupakan penulis kami dengan kerugian mencapai jutaan rupiah.

Penjual sepatu penipu @warung.second.2nd

Lantas, bagaimana siasat akun @warung.second.2nd menipu korban-korbannya?

Penjual Sepatu @warung.second.2nd Penipu

Menurut hasil penelusuran kami dan wawancara sejumlah korban, @warung.second.2nd sebenarnya melakukan penipuan dengan cara-cara sederhana, yakni menjual sepatu bekas yang diklaim original dengan harga terjangkau.

Pertama-tama, mereka akan mengunggah sejumlah sepatu bekas original yang ditawarkan, kemudian menuliskan kepsyen keterangan, lengkap dengan harga. Bahkan, siapapun yang membelinya secara borongan, mendapat harga menarik dan gratis ongkis kirim.

Mereka yang berminat dengan produk yang ditawarkan biasanya akan diarahkan ke nomor WhatsApp pribadi (nomor akan kami cantumkan sebagai pengingat agar pembaca berhati-hati), kemudian meminta kustomer untuk memilih sepatu mana yang hendak dibeli.

Warung sepatu penipu @warung.second.2nd
Warung sepatu penipu @warung.second.2nd

Setelah itu, kustomer diminta mengisi form nama, alamat, produk yang dibeli, dan nomor telepon. Jika sudah, maka @warung.second.2nd akan mengirimkan nomor rekening lengkap dengan rincian yang harus dibayar.

Setelah transaksi selesai, biasanya penjual penipu tersebut akan meminta 1-2 hari untuk penginputan resi. Lantas, setelah berhari-hari hilang, @warung.second.2nd akan kembali menghubungi korban dan menyampaikan bahwa produk tertahan Bea Cukai. Pada kesempatan tersebut, mereka akan kembali menipu dengan meminta biaya tambahan.

Dilaporkan ke Polisi

Dari sejumlah korban yang telah kami wawancarai, ada segelitir yang mulai melaporkannya ke pihak kepolisian. Bahkan, tak sedikit yang mulai masuk ke tahap pemeriksaan dan pengumpulan data.

Harapannya, pemilik akun tersebut segera ditemukan dan tak ada lagi korban yang kehilangan uangnya cuma-cuma.

“Selain itu, saya juga rutin mengecek unggahan akun @warung.second.2nd, setiap kali ada yang mau beli, saya DM dan ingatkan bahwa itu akun penipuan,” kata salah satu korban saat kami wawancara.

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.