Penasaran, Gimana jika Manusia Tak Sengaja Telan Makanan Anjing?

Kinipaham – Jika diperhatikan dari tampilannya, makanan anjing terlihat cukup lezat dan mengugah selara. Bahkan, aromanya bikin siapapun ingin mencobanya. Lantas, kira-kira bagaimana seandainya kita penasaran menyantapnya? Benarkah aman bagi tubuh? Begini ulasannya.

Baca Juga : Belajar dari Selandia Baru: Meski Nol Kasus Corona, Bukan Berarti Aman

Berbahaya Jika Dikonsumsi Jangka Panjang

topdogstips

Dikutip dari healthline.com Senin, 22 Juni 2020, makanan anjing diproduksi bukan untuk dikonsumsi manusia karena standar produksinya tidak sama dengan makanan manusia. Makanan anjing biasanya dibuat dengan bahan hewani, biji-bijian, kedelai, vitamin dan mineral yang sesuai untuk peliharaan.

Jenis makanan anjing tertentu mengandung bentuk sintetis vitamin K yang dikenal sebagai menadione, atau vitamin K3. Meskipun kelihatannya sangat aman untuk anjing, penelitian menunjukkan bahwa itu beracun bagi manusia dalam dosis tinggi.

Anjing dan Manusia Mempunyai Kebutuhan Nutrisi Berbeda

Meskipun makanan anjing dapat dimakan oleh manusia asalkan dimasak dengan proses yang baik, itu bukan ide yang bagus untuk menjadikannya makanan dari diet untuk jangka panjang. Manusia memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda dengan anjing.

Makanan anjing tidak mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat. Misalnya. Vitamin C adalah nutrisi penting, penting untuk kesehatan kulit yang baik dan fungsi kekebalan tubuh pada manusia. Manusia tidak dapat memproduksi vitamin dan harus mendapatkannya dari makanan. Di sisi lain, anjing dapat membuatnya di hati mereka, sehingga tidak perlu memasukkannya ke dalam makanan mereka.

Baca Juga : Ladies, Kosmetik Share in Jar Emang Lagi Ngetren, tapi Ada Bahayanya

Jadi, apabila makanan anjing dikonsumsi manusia, maka berpotensi menyebabkan penyakit akibat kontaminasi bakteri. Terutama bagi anak kecil yang tak sengaja menyantapnya. Pastikan kalian langsung menghubungi dokter untuk mendapat penanganan segera. Sebab jika tidak, keselamatan sang anak menjadi taruhannya.

Copy

Advertise