Pakaian Cerah dan Tenun Bakal Jadi Tren Fesyen Baru di 2022

Kinipaham – Setiap tahun, tren fesyen di Indonesia pasti mengalami perubahan. Bahkan, pakaian yang sempat diminati tahun lalu, bisa saja ditinggalkan di tahun depan. Hal tersebut yang membuat desainer harus terus memutar otaknya.

Kini, menjelang pergantian tahun, penggemar fesyen di Indonesia mungkin bertanya-tanya, pakaian seperti apa yang akan menjadi tren baru di 2022? Mungkinkah akan berubah total dengan 2021, atau justru hanya mengalami perubahan minor atau tipis-tipis?

Baca juga: Biar Cetar Seharian, Ini Rekomendasi Lip Balm dengan SPF

Desainer Musa Widyatmodjo menduga, tren fashion pada tahun depan akan lebih berwarna sesuai dengan preferensi para rumah mode.

“Kalau sekarang tren fashion itu sudah tidak seperti 10 tahun atau 20 tahun yang lalu. Misal tren fashion katakanlah mini, semua mini. Atau trennya bunga-bunga, semua bunga-bunga. Itu sudah tidak seperti itu lagi,” ujar Musa, dikutip Kinipaham dari Antara, Selasa 28 Desember 2021.

“Jadi sekarang setiap rumah-rumah mode yang besar-besar, yang internasional brand, mereka banyak mengelola tren-trennya masing-masing berdasarkan informasi yang mereka dapatkan,” sambungnya.

Pakaian penuh warna.
Pakaian penuh warna.

Menariknya, pendapat yang sama turut disampaikan desainer Denny Wirawan. Menurutnya, sekarang ini, seluruh desainer akan menciptakan tren fashionnya masing-masing.

“Setiap desainer atau pelaku fashion itu menciptakan trennya masing-masing. Pada akhirnya menggunakan yang akan memilih gitu. Jadi memang sangat luas ya cakupan tren fashionnya,” tutur Denny.

Kendati demikian, untuk tren mode secara global, Musa memprediksi, akan ada banyak orang yang mencari sesuatu berbeda di tahun depan.

Wanita dengan pakaian penuh warna.
Wanita dengan pakaian penuh warna.

Menurutnya, manusia sudah bosan dengan keberadaan pandemi selama dua tahun terakhir. Itulah mengapa, saat kehidupan berangsur normal tahun depan, akan ada banyak orang yang menjajal tren fesyen baru dan berbeda.

“Kalau berbicara tren mode secara dunia, ini kan sebetulnya mereka lebih kepada mencari sesuatu yang baru. Kenapa? Karena kita kan sudah lelah, sudah capek dengan kondisi COVID-19 ini,” kata Musa.

Copy

Advertise

Pantau Artikel Kinipaham di Instagram yuk!

X