Mobil Lamborghini Laku Keras Selama Pandemi

Kinipaham – Kehadiran pandemi COVID-19 telah membunuh sejumlah industri di dunia, salah satunya otomotif. Namun, yang terjadi pada Lamborghini justru sebaliknya. Kendaraan berstatus ‘supercar’ yang mereka produksi laku keras di pasaran. Lantas, mengapa demikian?

Menurut laporan Bloomberg, Lamborghini mencatat penjualan yang terbilang lumayan. Bahkan, kuota pemesanan untuk 10 bulan ke depan sudah habis terjual.

CEO Lamborghini Automobili SpA Stephan Winkelmann mengatakan, angka penjualan ini melanjutkan catatan manis mereka di tahun lalu. Pada 2020 Lamborghini berhasil menjual sebanyak 7.430 unit meski dihadang pandemi COVID-19.

“Meski pabrik sempat ditutup pada dua bulan pertama masa-masa pandemi, Lamborghini mengakhir tahun 2020 sebagai tahun terbaik kami yang kedua,” ujar Stephan Winkelmann, dikutip dari IDXchannel, Kamis 24 Juni 2021.

Diketahui penjualan terbaik Lamborghini terjadi pada 2019 dimana mereka berhasil menjual sebanyak 8.205 unit Lamborghini. Sayangnya Stephan Winkelmann tidak menyebutkan angka pasti dari jumlah pemesanan mobil Lamborghini tahun ini.

Situs Road and Track menyebutkan setidaknya, mengacu pada kapasitas produksi pabrik, maka mobil yang telah terpesan untuk dibawa pulang mencapai 3.500 unit. Penjualan mobil Lamborghini terkerek oleh popularitas mobil SUV buatan mereka, Lamborghini Urus.

Sejak 2019 hingga kini Lamborghini Urus merupakan model paling populer dari Lamborgini. Setelah Lamborghini Urus mobil kedua yang paling laris adalah Lamborghini Huracan.

Mobil tersebut disukai lantaran menjadi produk entry level dari Lamborgini atau mobil yang harganya paling kompetitif dibanding model Lamborghini lainnya.

Copy

Advertise