Menkes Terawan: Tak Semua Kontak Tubuh Sebabkan Penularan Corona

Kinipaham – Indonesia dikejutkan dengan kabar dua warga Depok yang terpapar virus mematikan, corona. Kendati hal itu menjadi yang pertama di Tanah Air, namun Kementerian Kesehatan atau Kemenkes Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto meminta masyarakat tidak cepat panik.

Dirinya menyebut, penularan virus tak akan terjadi jika imun seseorang dalam kondisi baik.

“Tidak semua yang kontak, akan sakit (tertular). Yang sakit, berarti imunitas tubuhnya rendah,” ujar Terawan di RSPI Sulianto Saroso, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa 3 Maret 2020.

Itulah mengapa, dirinya selalu mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan. Sebab dengan demikian, tubuh kita bakal lebih kebal dari berbagai macam penyakit, termasuk serangan corona.

“Jadi tergantung badan kita. Kalau imunitas kita baik, enggak akan mempan. Ini data, kenyataan,” terangnya.

Baca juga: Perlukah Orang Sehat Pakai Masker untuk Cegah Corona?

Sekadar diketahui, dua warga Depok yang terpapar corona merupakan seorang ibu dan anak. Keduanya kini dirawat di RSPI Sulianto Saroso, Jakarta Utara. Menurut keterangan, mereka tertular dari warga negara Jepang.

Terawan menjelaskan, sang anak yang berusia 31 tahun itu merupakan guru dansa. “Dia dansa dengan teman dekatnya, tanggal 14 Febuari.”

Kemudian pada 16 Februari, perempuan tersebut mengalami batuk-batuk. Saat itu, dia berobat ke rumah sakit dengan status rawat jalan. Setelahnya, kondisi kesehatannya tidak membaik. Dia kemudian sesak, demam, dan batuk-batuk. Akhirnya, dia memilih dirawat pada 26 Februari di salah satu rumah sakit.

Kemudian, pada 28 Februari 2020, perempuan itu dihubungi temannya WN Jepang bahwa tengah dirawat di Malaysia dan positif corona. Hal itu pun ditularkan kepadanya dan kembali menyebar ke tubuh sang ibu. Hingga akhirnya, pada Senin 2 Maret 2020, keduanya dinyatakan sama-sama positif corona.

Perlukah Pakai Masker untuk Orang Sehat?

Asisten Profesor Penyakit Menular Anak di NYU Langone, New York, Amerika Serikat, Dokter Vanessa Raabe menuturkan, masker memang membantu mencegah individu sakit menyebarkan penyakitnya ke orang lain, namun ini tidak menjamin untuk melawan infeksi. Menurutnya, masih ada potensi partikel menular terhirup melalui sekitar masker.

Ketimbang hanya memusingkan urusan masker, cara pencegahan utama virus corona ialah menjaga sistem kekebalan tubuh, yakni melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, cukup istirahat, serta aktivitas fisik rutin.

“Pencegahan yang paling efektif adalah dengan memperkuat antibodi kita sehingga kebal terhadap serangan virus, termasuk corona. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi seimbang, cukup istirahat, jangan merokok karena asapnya melumpuhkan sistem pembersihan jalan napas,” kata dia.

Copy

Advertise