Mengapa Tubuh Manusia Berkeringat saat Santap Makanan Pedas?

Kinipaham – Makanan Indonesia terkenal dengan bumbunya yang ‘berani’ dan rasa yang terbilang pedas. Itulah mengapa, dalam beberapa kasus, ada beberapa turis dari luar negeri yang kesulitan mencerna makanan lokal.

Terlepas soal selera, tubuh kita sering sekali mengeluarkan keringat saat makanan yang kita santap rasanya terlalu pedas. Bukan hanya itu, cairan lain juga keluar melalui cela mata dan rongga hidung kita. Lalu, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Dilansir laman Gue Sehat, Minggu 2 Februari 2020, Cabai secara gizi merupakan jenis pangan diuretik alami. Pangan diuretik mampu mempercepat proses garam dan zat sisa metabolisme dalam tubuh hingga membentuk urine. Pembakaran dalam tubuh yang maksimal inilah yang menjadi salah satu penyebab produksi ekskresi seperti keringat dan lendir mengalami peningkatan.

Baca juga: Biar Paham, Ini Lho Penyebab Orang Suka Aroma Bensin

Lantas, untuk pembentukan keringat, proses ini diatur hormon hipotalamus. Dan rasa pedas serta panas yang disebabkan capsaicin inilah yang direspons hormon hipotalamus.

Hormon hipotalamus yang mengirimkan pesan ke sistem kelenjar keringat di dalam tubuh dibantu enzim bradikinin. Sedangkan mata yang berair akibat mengonsumsi makanan pedas ini juga bisa disebabkan iritasi mucous membrane (selaput lendir) yang ada pada mata.

Apabila terjadi kontak dengan mucous membrane, seperti kulit atau mata, maka capsaicin akan menimbulkan rasa terbakar. Dan bila memengaruhi mata, akan membuat seseorang menjadi menangis.

Selain itu, ketika kita mengonsumsi makanan pedas, capsaicin juga akan menimbulkan reaksi pada selaput hidung. Hal ini terjadi sebagai mekanisme pertahanan alami dari tubuh untuk mencegah sensasi nyeri dan panas yang ditimbulkan capsaicin ketika mencapai sistem pernapasan.

Nah, sekarang sudah tahu kan kenapa setiap kali menyantap makanan pedas tubuh kita seketika berkeringat, mata berair, dan hidung menjadi berlendir? Kalau sudah paham, mulai sekarang tak perlu panik ketika berada pada kondisi tersebut. Sebab, hal itu memang sudah sewajarnya terjadi.

Copy

Advertise