Mengapa Tidak Ada Fitur ‘Edit Tweet’ di Twitter?

Kinipaham.com – Twitter merupakan salah satu media sosial yang paling banyak digandrungi masyarakat dunia. Salah satu alasannya karena penggunaan yang mudah. Namun, aplikasi berlogo burung terbang ini dinilai memiliki kekurangan, yakni tak ada fitur ‘edit’ di cuitan (tweet) yang sudah termuat.

Padahal, jika ada fitur tersebut, pengguna Twitter tak perlu repot-repot menghapus tweet yang salah atau typo, kemudian menuliskannya ulang. Mereka hanya perlu mengeditnya, dan memperbaiki beberapa struktur kalimat yang keliru.

Kini, Twitter sudah berusia 14 tahun, namun permintaan pengguna untuk menghadirkan fitur ‘edit tweet’ masih belum juga terkabul. Hal itu, menurut sang CEO, Jack Dorsey, masih dirasa kurang perlu, lantaran ada beberapa petimbangan yang membuat dirinya berkesimpulan bahwa semua itu belum menjadi prioritas perusahaan.

“Saya tidak ingin menghadirkan itu di Twitter,” ujar Jack, dikutip dari The Verge, Minggu 19 Januari 2020.

“Sejujurnya, (tombol edit) merupakan sebuah fitur yang perlu dikembangkan di beberapa titik. Namun, fitur ini tidak dalam prioritas kami,” tambahnya.

Baca juga: Sempat Besar, Mengapa Nokia Tumbang di Tangan Merek Lain?

Jack sendiri berdalih, tidak dibuatnya tombol edit mengakar pada fungsi asli Twitter.

“Kami mulai sebagai SMS, layanan pesan teks. Dan seperti diketahui, ketika Anda mengirim pesan, Anda tidak bisa menariknya kembali,” jelasnya.

Jack Dorsey saat sedang presentasi.
Jack Dorsey saat sedang presentasi.

Ia sadar, fitur pengeditan pada tweet yang salah memiliki beberapa manfaat. Namun, kata Jack, hal itu juga bisa berdampak buruk. Sebab, tindakan tersebut bisa menciptakan informasi yang keliru. Itulah mengapa, pihaknya tetap ingin mempertahankan fungsi bawaan Twitter.

“Mungkin memang ada beberapa keuntungan, tapi kami tetap belum akan menghadirkannya,” kata Jack. (SFN)

Copy

Advertise