Masuk Politik Lagi, Ahok Bicara Peluangnya jadi Presiden

Kinipaham – Setelah bebas dari jeruji besi, banyak kalangan berpendapat, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok tidak akan melanjutkan petualangnya di dunia perpolitikan Tanah Air. Namun, pria yang sempat tersandung masalah penistaan agama itu pun memutuskan kembali ke pelukan partai PDI-P.

Dalam satu kesempatan, dirinya pun membeberkan alasannya kembali ke kancah politik. Menurutnya, apa yang ia lakukan merupakan bagian dari perjuangan politik yang sudah ia upayakan sejak lama. Itulah mengapa, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku tak punya ambisi kekuasaan terkait  keputusannya bergabung dengan PDI-P.

Perjuangannya itu meliputi kebenaran, keadilan, dan perikemanusiaan. Tapi uniknya, di kesempatan yang sama, pria yang dikenal tegas itu sempat bicara mengenai peluangnya menjadi presiden di Indonesia.

Baca juga: Pamer Wajah Baru Jakarta, Anies Baswedan Malah Diserang Warganet

“Apa bedanya saya dengan politisi umumnya? Kalau ambisi saya politik, maka ketika kursi kamu naik, kamu harus mempertahankan selama-lamanya,” ujar Ahok di Gedung Tempo Institute, Jakarta, seperti dikutip VOA Indonesia, Rabu 19 Februari 2020.

Ahok sadar, ada banyak masyarakat di Tanah Air yang mengagumi sosoknya. Itulah mengapa, dengan alasan memperjuangkan kebenaran dan keadilan, ia yakin ada kesempatan untuk menduduki kursi tertinggi di pemerintahan Indonesia, yakni presiden.

“Karena saya tidak menginginkan jabatan. Saya hanya mau, ketika pelanggaran terjadi, saya bisa memperjuangkan itu. Nah, kalau begitu kan eksesnya menjadi presiden, itu ekses. Bukan berarti saya mengincar kursi presiden,” terangnya.

“Orang bilang, tidak mungkin saya jadi presiden. Pasti mungkin dong, minimal presiden direktur,” kata dia sambil tertawa.

Copy

Advertise