Keren, Indonesia Lagi Siapkan Infrastruktur dan Ekosistem 5G

Kinipaham – Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo belakangan tengah menyiapkan infrastruktur hingga ekosistem agar Indonesia bisa mengadopsi jaringan 5G di masa yang akan datang. Bahkan, prosesnya disebut-sebut sudah mencapai tahap finalisasi.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Ismail mengatakan, infrastruktur untuk jaringan 5G bukan hanya mengenai last mile, namun juga soal ketersediaan jaringan baik di backbone maupun back haul agar bisa mendapatkan dan memanfaatkan jaringan yang berkualitas.

“Kami sedang bekerja, tinggal di ujung yaitu implementasi last mile menunggu spektrum frekuensi, yang akan kita rilis pada saatnya,” ujar Ismail saat webinar bertajuk Unlocking 5G Potential for Digital Economy in Indonesia, dikutip dari Antara, Kamis 24 September 2020.

Baca juga: Panas! Data Satelit Australia Ungkap China Bangun 380 Kamp Konsentrasi

Ismail menambahkan, operator seluler sebaiknya memiliki spektrum yang lengkap mulai dari low band, middle band dan high band. Ketersediaan spektrum frekuensi saat ini masih mengalami kendala, salah satunya adalah frekuensi low band 700MHz yang digunakan siaran televisi analog.

Ismail menyatakan setelah, Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja ditetapkan sebagai undang-undang, migrasi siaran analog ke digital bisa ditetapkan periodenya sehingga frekuensi 700MHz bisa digunakan.

Sementara itu, berkaitan dengan ekosistem jaringan 5G, kementerian mengharapkan perusahaan rintisan bisa mulai menyiapkan produk dan layanan yang berbasis jaringan 5G agar ketika teknologi tersebut diadopsi, Indonesia memiliki produk lokal.

“Ketika 5G siap, diisi aplikasi lokal yang bermanfaat buat nasional dan kita menjadi tuan rumah,” kata Ismail.

 

Laporan: Antara.

Copy

Advertise