Kaget! Selain Elektronik, Samsung Juga Bikin Kapal dan Menara

Kinipaham – Mendengar kata Samsung pasti yang terlintas di pikiran kita adalah perusahaan pembuat barang-barang elektronik seperti ponsel pintar, mesin cuci, dan pendingin ruangan. Tetapi Samsung mempunyai dua divisi yang bergerak di bidang pembuatan kapal tanker pengangkut gas alam, kendaraan perang, kincir angin modern, bahkan gedung bertingkat seperti Burj Khalifa.

Kinipaham akan membahas dua divisi milik Samsung yang tidak banyak orang dengar yaitu Samsung C&T Corporation dan Samsung Heavy Industry. Samsung C&T Corporation adalah divisi milik Samsung yang berfokus pada mega proyek, sementara Samsung Heavy Industry bergerak di bidang pembuatan alat berat.

Samsung C&T Corporation

Samsung C&T Corporation (Samsung Construction and Trading Corporation) awalnya dibentuk untuk memfokuskan diri pada bagaimana cara menjual barang Samsung di luar Korea Selatan, pada tahun 1995 divisi ini kemudian memfokuskan diri pada proyek pembangunan, fashion, dan resort.

Divisi Samsung yang satu ini memiliki sejarah proyek pembangunan yang sangat hebat, berikut daftar proyek pembangunan paling besar yang dilakukan oleh Samsung C&T Corporation:

Burj Khalifa

Burj Khalifa menjadi proyek paling bergengsi yang pernah dilakukan oleh Samsung C&T karena Burj Khalifa telah memegang rekor sebagai bangunan tertinggi di dunia sejak 2009 dengan total ketinggian 830 meter. Bukan hanya soal ketinggian, tetapi menara ini telah menjadi ikon negara Dubai semenjak dibuka pada 2010 lalu.

PNB 118

Menara Merdeka 118 atau dikenal juga dengan nama PNB 118 akan dinobatkan sebagai menara tertinggi kedua di dunia dengan tinggi 644 meter dan lantai sebanyak 118. Samsung C&T bekerja sama dengan UEM Group perusahaan konstruksi asal Malaysia untuk membangun mega proyek ini. PNB 118 dijadwalkan selesai dibangun pada 2021.

Menara Petronas

Menara Petronas adalah ikon Ibu Kota Malaysia, Kuala Lumpur. Menara ini bergaya Postmodern Islamic Architecture mulai dibangun pada 1 Januari 1992 dan selesai pada 1 Maret 1993 lalu dibuka pada 31 Agustus 1999 bertepatan dengan hari kemerdekaan Malaysia.

Bandara Internasional Incheon

Bandar Udara Internasional Incheon merupakan bandara terbesar di Korea Selatan yang melayani 71 juta penumpang pada 2019 lalu. Bandara ini dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia sepuluh tahun berturut-turut sejak 2005 hingga 2015. Samsung C&T juga turut andil dalam mega proyek bandara-bandara besar lainnya di dunia seperti Bandara Changi di Singapura dan Bandara Internasional Hong Kong.

Riyadh Metro

Mega proyek Riyadh Metro adalah proyek raksasa pembangunan MRT di ibukota Arab Saudi, Riyadh. Proyek sebesar $22,5 juta dollar ini membentang sepanjang 176 kilometer berisi 84 stasiun. Riyadh Metro dijadwalkan akan selesai pada 2021 terdiri dari enam rute yang melewati terowongan bawah tanah maupun rel layang seperti MRT Jakarta.

Busan Newport

Pusan Newport International Terminal yang terletak di Kota Busan, Korea Selatan adalah pelabuhan barang yang dioperasikan oleh PSA Internasional (Hyundai Pusan New-Port Terminal) dan Hanjin. Pelabuhan barang ini memiliki kapasitas dua juta TEU yang artinya pelabuhan ini bisa menyimpan peti kemas sebanyak dua juta unit.

Samsung Heavy Industry

Salah satu produksi Samsung Heavy Industry (SHI) yang paling besar adalah kapal tanker pengangkut gas alam atau LNG Tanker. Tidak berhenti hanya memproduksi LNG Tanker, SHI juga memproduksi kapal pesiar.

SHI bukan hanya sekedar produsen kapal biasa, SHI menjadi produsen kapal terbesar di dunia dan menjadi anggota “The Big Three” produsen kapal. SHI juga memiliki salah satu galangan kapal (tempat membuat kapal) terbesar di dunia.

Menurut Offshore-mag.com SHI memproduksi 33% kapal LNG Tanker yang berlayar di perairan global saat ini. Kapal LNG Tanker buatan SHI dibanderol dengan harga sekitar $62 juta dollar per unit.

SHI di dalam pabriknya juga memproduksi kincir angin modern dengan nama S7.0-171. Renewableenergyworld.com menyebut kincir angin buatan SHI sebagai kincir angin terbesar di dunia dan merupakan kincir angin dengan output energi paling besar di dunia. (F2)

Copy

Advertise