Jangan Kaget, Setir Mobil Ternyata Lebih Kotor dari Kloset

Kinipaham.com – Sebagian orang berpendapat, mengendarai mobil jauh lebih nyaman dibandingkan motor. Alasannya sederhana, kendaraan roda empat itu memiliki kabin yang yang nyaman serta setir yang lebih mudah dikendalikan. Tapi, tahukah kalian jika kabin dan setir mobil menyimpan banyak sekali kuman?

Dilansir dari Carrentals, Sabtu 4 Januari 2020, lembaga penelitian asal Amerika Serikat, National Center for Biotechnology (NCB) menemukan fakta baru terkait jumlah rata-rata atau colony-forming unit (CFU) bakteri yang hidup di dalam kabin mobil.

Kabin mobil.

Dari penelitian tersebut, ditemukan bahwa ruangan itu jauh lebih kotor dari toilet umum yang terletak di stasiun, terminal, maupun tempat ramai lainnya. NCB menyebut kabin mobil menyimpan 629 CFU, sedang toilet umum hanya 172 CFU saja.

Baca juga: Penting, Ini 5 Buah yang Bisa Bantu Turunkan Kolesterol

Buruknya lagi, bagian yang paling sering disentuh pengemudi, yakni lingkar setir, merupakan komponen dengan jumlah bakteri terbanyak di ruang kabin. Bahkan, dibandingkan dengan dudukan kloset, benda itu empat kali lebih banyak menyimpan kuman.

Bakteri yang ditemukan di setir mobil tak lain adalah Staphylococcus, yang merupakan penyebab penyakit seperti keracunan makanan, infeksi kulit, dan juga methicillin-resistant staphylococcus aureus atau MRSA.

MRSA sendiri merupakan jenis infeksi berbahaya yang kerap menyerang bagian berambut, seperti ketiak, maupun bagian belakang leher. Biasanya, penderita MRSA terlihat dari kulitnya yang kemerahan, bengkak, dan tak jarang pula mengeluarkan nanah.

Bakteri lainnya ialah Propionibacterium yang dapat menyebabkan peradangan serta infeksi pada bagian tubuh terluar. Bahkan, penelitian yang sama menyebut, sekurangnya ada 700 jenis bakteri yang hidup dan berkoloni di lingkar kendali mobil.

Membersihkan kabin mobil.
Membersihkan kabin mobil.

Fakta tersebut tentu membuat kita resah setiap kali ingin masuk ke ruang kabin dan memegang setir kendali. Namun, hal itu bisa sedikit ditangkal, dengan menggunakan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer sesaat sebelum mengemudi.

Selain itu, upayakan selalu membersihkan lingkar kemudi menggunakan kain halus dan juga cairan khusus.

Copy

Advertise