India Sulap Gerbong Kereta jadi Ruang Isolasi, Indonesia Siap Tiru?

Kinipaham – India mempersiapkan gerbong kereta untuk dijadikan ruangan isolasi pasien Covid-19 setelah sebelumnya mengerluarkan peraturan lockdown selama tiga minggu. Langkah ini diambil untuk mempersiapkan diri menangani lonjakan pasien terjangkit.

India yang merupakan negara dengan populasi terbanyak kedua dan negara dengan tingkat kepadatan penduduk nomor satu di dunia menggunakan metode yang tidak biasa demi merawat pasien Covid-19, ketersediaan kamar di rumah sakit yang terbatas mendorong India untuk mengubah gerbong kereta menjadi ruangan steril.

Menurut Perusahaan Kereta Negara India (Indian Railways) pada Sabtu, 28 Maret 2020, sudah ada satu gerbong kereta yang berhasil diubah menjadi ruang isolasi, gerbong kereta ini merupakan purwarupa yang akan dijadikan desain dasar bagi gerbong lainnya.

Associated Press memberitakan setelah mendapat persetujuan dan lulus uji coba Indian Railways akan mengubah sedikitnya 160 gerbong kereta menjadi ruang isolasi.

Kepala Indian Railways bercuit di Twitter, “[gerbong] Kereta api akan menyediakan lingkungan yang bersih, tersanitasi dan higienis bagi pasien untuk pulih dengan nyaman.”

Meskipun telah mengubah satu gerbong penumpang menjadi ruang isolasi India Railways belum bisa memberikan berapa banyak pasien yang akan ditampung di dalam gerbong. Selain kapasitas, Indian Railways belum merilis biaya pengalihfungsian gerbong kereta menjadi ruang isolasi.

Bisa Dicontoh Indonesia

Langkah yang diambil Pemerintah India bisa menjadi angin segar bagi Pemerintah Indonesia yang menghadapi situasi serupa. Wilayah Indonesia yang luas dan pembangunan sarana kesehatan yang belum merata bisa disiasati dengan cara mengubah gerbong penumpang menjadi ruang isolasi berjalan.

Pulau Jawa memiliki sembilan daerah operasional (DAOP), bila masing-masing DAOP mengubah sebelas gerbong penumpang menjadi ruang isolasi maka Indonesia bisa memiliki 100 gerbong ruang isolasi. Kelebihan dari gerbong isolasi berjalan ini bisa dibawa ke daerah-daerah yang kekurangan ruang isolasi sehingga pasien terjangkit bisa tetap dirawat di ruangan yang memadai.

Pengubahan gerbong penumpang menjadi ruang isolasi ini bisa dipermudah dengan mengurangi jadwal keberangkatan kereta, bila hal ini dilakukan maka akan sejalan dengan kebijakan social distancing yang diberlakukan pemerintah serta mencegah warga dari zona merah untuk keluar wilayahnya. (SFN)

Copy

Advertise