Gambaran Nonton Konser Musik di Metaverse, Seseru Apa?

Kinipaham – Sejak beberapa waktu terakhir, mulai banyak musisi top dunia yang menggagas konser musik di metaverse. Lantas, pertanyaannya, benarkah pengalaman tersebut lebih menyenangkan atau justru sebaliknya?

CEO label rekaman Sun Eater, Kukuh Rizal mengatakan, metaverse merupakan dunia baru yang sangat memungkinkan untuk dieksplorasi. Dari sisi industri musik, para musisi bisa memberikan pengalaman baru dalam menyaksikan konser.

“Biasanya kan kalau pertunjukan musik, vokalis di depan, terus gitaris, drummer di belakang. Di metaverse, penonton dimungkinkan menyaksikan konser dari tengah, bentuk panggungnya enggak konvensional,” ujar Kukuh dalam jumpa pers di Jakarta, dikutip Kinipaham, Sabtu 23 April 2022.

Ilustrasi nonton konser musik di metaverse.
Ilustrasi nonton konser musik di metaverse.

Baca juga: Meta: Mixed Reality Bakal Terwujud 10 Tahun Lagi

Lebih jauh, Kukuh menjelaskan, konser musik di metaverse menawarkan pengalaman baru dalam menyaksikan pertunjukan. Salah satu contoh musisi yang pernah melakukannya adalah Travis Scott.

Lewat konser bertajuk Astronomical, Scott hadir di salah satu panggung yang telah dirancang khusus dalam sebuah map game Fortnite. Pertunjukan ini sekaligus untuk merilis lagu terbaru berjudul The Scotts.

Ilustrasi Mixed Reality.
Ilustrasi Mixed Reality.

Konser metaverse tersebut bisa disaksikan semua pemain game battle royale di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pertunjukan musik dengan konsep baru itu sangat mungkin dieksplorasi dan menghadirkan pengalaman baru untuk industri musik nasional.

“Kita tidak menyebut ini akan lebih baik dari pertunjukan offline, tapi kita memberikan pengalaman baru yang tidak bisa ditawarkan oleh konser offline,” kata Kukuh.

Pada konser metaverse, musisi yang hadir tentunya akan berwujud avatar, namun musiknya asli dan dilengkapi suasana panggung yang memukau. Kukuh menduga, hal tersebut masih bisa berkembang.

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.