Cara Mengunci Aplikasi di HP Vivo dengan Fitur Bawaan

Kinipaham – Pada hakikatnya, ada dua cara mengunci aplikasi di HP Vivo yang dapat Anda coba, yakni menggunakan jasa pihak ketiga maupun fitur bawaan.

Apabila Anda hendak memanfaatkan jasa pihak ketiga, siapkan ruang penyimpanan di perangkat sendiri. Kemudian Anda unduh aplikasi dari mereka. Tunggu beberapa saat sampai proses instalasi selesai. 

Cara mengunci aplikasi di HP VIVO.
Cara mengunci aplikasi di HP VIVO.

Pada sisi lain, Anda pun dapat memanfaatkan fitur pengunci aplikasi yang ada di setiap ponsel keluaran Vivo.

Cara Mengunci Aplikasi di HP Vivo dengan Fitur Bawaan

Di antara kedua hal tersebut, Anda sebaiknya memanfaatkan pengunci aplikasi yang terdapat pada ponsel Vivo. Kenapa? Sebab, Anda tidak perlu menyiapkan ruang penyimpanan dan menggelontorkan sejumlah dana ke pengembang.

Cara Mengunci Aplikasi di HP Vivo dengan Fitur Bawaan

Namun untuk memanfaatkannya jangan sembarangan. Anda harus mengikuti beberapa langkah sebagai berikut:

1. Buka Settings Alias Pengaturan

Langkah pertama dalam cara mengunci aplikasi di HP Vivo adalah membuka pengaturan terlebih dulu. Untuk menemukannya, Anda bisa mencari secara manual dengan menggulirkan layar ke bagian samping.

Jika tidak, Anda dapat menuliskan “Pengaturan” pada kolom pencarian. Kemudian, Anda wajib menunggu beberapa saat sampai nama aplikasi yang relevan muncul. Terakhir, Anda tinggal membukanya.

2. Buka Menu Keamanan

Pada saat Anda membuka pengaturan pertama kali, terlihat beberapa menu di dalamnya. Gulirkan tangan Anda di layar sampai menemukan Keamanan.

Dari sana, Anda tinggal membuka menu tersebut. Nantinya, Anda pun akan melihat beragam pilihan yang muncul di layar perangkat. Pilih bagian Privasi dan Enkripsi Aplikasi dan Anda akan dialihkan ke halaman baru.

Apabila halaman baru muncul di perangkat, Anda harus mengikuti langkah berikutnya, yaitu memilih jenis penguncian pada perangkat.

3. Pilih Jenis Keamanan

Setelah Anda membuka Privasi dan Enkripsi, muncul beragam pilihan keamanan. Mulai dari kata sandi, kode, sampai pola.

Dari semua itu, Anda sebaiknya memilih jenis keamanan yang sulit ditembus. Oleh karena itu, data pribadi sulit diretas pihak tidak tanggung jawab. Dengan demikian, semua informasi mengenai diri Anda terlindungi.

Sebagai rekomendasi, silakan Anda pilih keamanan menggunakan kata sandi atau kode angka. Kenapa? Karena jenis ini cukup menyulitkan pengguna lain untuk membukanya. Jika tidak, Anda dapat mengambil opsi pengamanan melalui pola.

4. Masukkan Kata Sandi atau Kode Keamanan

Untuk selanjutnya, Anda tinggal memasukkan kata sandi sesuai keinginan. Sebagai rekomendasi, buat sesulit mungkin untuk menghindari hal tersebut terbobol oleh pihak lain, termasuk teman sendiri.

Mungkin Anda bisa mengombinasikan antara huruf dan angka. Jika tidak memungkinkan, Anda boleh saja menggunakan karakter-karakter khusus semisal titik, koma, garis bawah sampai tanda tanya. 

Jika Anda memilih keamanan lewat pola, buat pola yang serumit mungkin. Pastikan semua titik pada bidang terkena. Untuk menghindari kelupaan, Anda pun wajib memasang kode pin sebanyak empat digit.

5. Pilih Aplikasi

Setelah Anda mengatur dan memasang kata sandi sesuai keinginan, Anda harus memilih salah satu aplikasi yang akan diamankan dari orang lain.

Pada umumnya, masyarakat Indonesia gemar mengunci akses ke WhatsApp. Kenapa? Pasalnya banyak data dan chat pribadi di aplikasi tersebut sehingga perlu dilindungi untuk kebaikan ke depannya.

Selain itu, terkadang Telegram sering dikunci karena adanya data pribadi yang tidak boleh orang lain lihat. Begitu pula aplikasi sosial media lain, sebut saja Facebook, Discord Twitter atau Instagram.