COVID-19 Pecah di AS, Sehari Tambah 1,1 juta Kasus Baru

KinipahamAmerika Serikat melaporkan setidaknya 1,13 juta kasus baru COVID-19 pada 10 Januari 2022 yang menjadi pelaporan kasus COVID-19 tertinggi di dunia.

Penyebaran kasus COVID-19 yang terus meningkat di Amerika Serikat akibat varian Omicron yang lebih mudah bertransmisi.

Peningkatan tajam kasus COVID-19 mengganggu aktivitas sekolah karena banyaknya staf dan guru yang terinfeksi.

Baca juga: Booster Vaksin COVID-19, Efektif atau Hanya Akal-akalan?

Menurut laporan Reuters, dikutip Selasa 11 Januari 2022, pengingkatan kasus COVID-19 ini membuat beberapa jalur kereta bawah tanah di Kota New York harus ditutup. Peningkatan kasus COVID-19 juga membuat perkantoran harus menunda kebijakan WFO (Work From Office).

CEO Pfizer menyebut merebaknya varian Omicron membutuhkan vaksin yang didesain khusus agar dapat menahan laju penularan yang tinggi.

Jakarta Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menginformasikan bahwa COVID-19 varian Omicron sudah tercatat 414 kasus. Riza menyebut timnya selalu memantau perkembangan penyebaran COVID-19 dan bersiap atas kemungkinan munculnya gelombang ketiga COVID-19 di Indonesia.

“Tahun lalu juga ada potensi kemungkinan gelombang tiga kami sudah melibatkan semua pakar ahli rapat rapat koordinasi tidak pernah berhenti, apalagi di internal. Semua instansi, semuanya jalan melaksanakan tugas,” Sebut Riza.

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia menghimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap penyebaran COVID-19 terutama varian Omicron.

Copy

Advertise

Pantau Artikel Kinipaham di Instagram yuk!

X