Biar Paham, Ini Lho Penyebab Orang Suka Aroma Bensin

Kinipaham.com – Setiap manusia dibekali hidung untuk menghirup aroma di sekitarnya. Itulah mengapa, masing-masing dari kita pasti memiliki bebaunan favorit, yang ketika menciumnya akan merasa tenang dan juga segar.

Umumnya, aroma yang digandrungi seseorang berasal dari tumbuhan, seperti bunga, rumput atau buah yang tumbuh dari pepohonan. Selain itu, tak sedikit juga yang menyukai wewangian buatan layaknya parfum maupun pengharum ruangan.

Baca juga: Jangan Sampai Terlambat, Ini Cara Merawat Organ ‘Hati’ Tetap Sehat

Tetapi, dari banyaknya bebauan yang disukai manusia, ada satu sumber aroma yang sangat berbahaya namun banyak peminatnya, yaitu bensin. Bahkan, terkadang sampai menimbulkan efek ketargantungan layaknya narkoba. Kira-kira, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Dilansir dari Foxnews, Selasa 21 Januari 2020, bensin berasal dari senyawa kimia campuran yang dinamakan Benzena dan Hydrocarbon. Tujuan awal dari pencampuran senyawa ini sebenarnya untuk meningkatkan kualitas bahan bakar tersebut, namun efek yang ditimbukan malah aroma ‘enak’ yang khas.

Senyawa yang sama sebenarnya juga ditemukan di pembersih lantai dan juga lem aibon. Itulah mengapa, di beberapa kasus, ada cukup banyak orang yang merasa candu karena aromanya.

Dalam prakteknya, menghirup cairan yang mengandung Benzena dan Hydrocarbon berlebihan, setara dengan menenggak alkohol. Sehingga bisa membuat seseorang melantur alias mabuk.

Nostalgia Masa Kecil

Pakar neurologi dan psikiatris asal Chicago, Dr. Alan Hirch menyebut, bahwa lobus penciuman merupakan bagian dari sistem limbik yang mengendalikan emosi seseorang. Aroma bensin yang kuat, kata dia, bisa mengacaukan sistem otak manusia dan mengembalikan ingatan masa lalu.

Dampak

Menghirup aroma bensin berlebihan tentu sangat tidak disarankan. Seperti yang telah disebutkan di awal, dampaknya tak jauh berbeda dengan menenggak minuman alkohol. Di laman yang sama disebutkan, zat kimia yang terkandung di bensin dalam jangka pendek bisa menyebabkan pusing dan sakit kepala.

Sedang jangka panjangnya tentu lebih berbahaya, seseorang bisa menderita kerusakan sistem saraf, kanker tenggorokan, hingga kematian mendadak. Buruknya lagi, Benzene yang terkandung dalam bensin merupakan salah satu pemicu kanker darah atau leukemia. Seram sekali, bukan?

Copy

Advertise