Apple Hadirkan Layanan Sewa iPhone, Sebulan Bayar Rp500 Ribu

Kinipaham – Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Apple akan menghadirkan layanan sewa iPhone dengan tarif bulanan. Kabar tersebut tentu disambut baik sejumlah kalangan yang mau menggenggam ponsel canggih tersebut, namun tak punya cukup dana.

Kabar mengenai layanan sewa iPhone tersebut pertama kali disiarkan pembocor teknologi yang juga jurnalis Bloomberg, Mark Gurman.

Dikutip dari Phone Arena, Kamis 7 April 2022, konsumen yang mau sewa iPhone kabarnya harus menyiapkan mahar US$35 atau sekira Rp500 ribuan per bulan. Bahkan, besar kemungkinan, nominalnya bisa lebih rendah.

Harga tersebut berlaku untuk iPhone 13, sementara untuk iPhone 13 Pro dan Pro Max, pelanggan harus menambah dana sekira Rp100 ribuan per bulan.

Ilustrasi sewa iPhone.
Ilustrasi sewa iPhone.

Program ini juga mencakup layanan lain seperti program berlangganan layanan Apple One dan paket dukungan teknis AppleCare.

Motif Apple di balik layanan sewa iPhone

Motif Apple di balik program ini tentunya untuk menghasilkan lebih banyak pendapatan. Laporan tahun 2019 mengatakan bahwa program semacam itu akan memungkinkan perusahaan menghasilkan pendapatan berulang.

Disitat dari Antara, Pengguna Apple biasanya meng-upgrade iPhone mereka setiap tiga tahun, yang berarti akan menghabiskan sekira US$825 atau setara Rp11 juta setiap tiga tahun untuk ponsel Apple.

Sebaliknya, saat seseorang yang menggunakan iPhone sebagai layanan sewa, mereka dapat membayar US$1.260 selama tiga tahun. Saat pengguna mengupgrade ke model baru, Apple dapat menjual perangkat bekas di pasar sekunder dan menghasilkan lebih banyak uang.

Keuntungan bagi konsumen adalah mereka tidak perlu membayar uang dengan jumlah besar di muka dan dapat dengan mudah meng-upgrade ke model terbaru setiap tahun. Program ini diharapkan mulai bisa digunakan pada akhir 2022 atau awal 2023.

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.