Jernih dan Mencerahkan

Alasan Podcast Audio Banyak Digemari Anak Muda

109

Kinipaham – Sejak beberapa tahun terakhir, podcast audio makin digandrungi anak muda Indonesia. Bahkan, hiburan tersebut kerap diputar di banyak kesempatan, mulai dari di mobil, kamar, hingga di ruang kerja.

Co-Founder & CBO Noice Niken Sasmaya mengatakan, podcast audio digemari anak muda di Indonesia lantaran mampu menyajikan diskusi ringan dan menarik, sekaligus menghadirkan sudut pandang orang yang berbicara secara mendalam.

“Podcast audio ini merupakan opsi atau alternatif bagi pengguna menikmati sajian konten podcast dalam format audio. Terbukti bahwa penggunanya terus meningkat,” ujar Niken di Jakarta, dikutip Kinipaham dari Antara, Senin (13/2).

Ilustrasi podcast audio
Ilustrasi podcast audio

Niken menjelaskan, Noice sebagai platform audio lokal non-musik melalui streaming podcast, radio, audiobook, audioseries dan live audio saat ini telah memiliki lebih dari lima juta pengguna di seluruh Indonesia.

Dengan total waktu streaming mencapai lebih dari 2,5 miliar menit, rata-rata pengguna mendengarkan konten di aplikasi Noice mencapai 80 menit per harinya.

Menurut data GlobalWebIndex (GWI), persentase pendengar podcast Indonesia menjadi yang terbesar kedua di dunia per kuartal III 2021.

Pendengar podcast di Indonesia mencapai 35,6 persen dari total pengguna internet berumur 16-64 tahun. Indonesia berada di bawah Brasil yang persentasenya mencapai 37 persen dalam menikmati podcast.

Kelebihan Podcast Audio Dibanding Radio

Niken menyebut, podcast audio memiliki kelebihan dibandingkan dengan media lainnya, misalnya siaran podcast bisa dinikmati sambil melakukan berbagai aktivitas atau pekerjaan sehari-hari.

Ilustrasi podcast audio

Meski ada kemiripan antara podcast dengan radio, siaran radio biasanya berbentuk siaran langsung (live), sementara podcast berbentuk rekaman audio yang dapat dijeda atau diputar ulang kapan saja.

“Podcast audio berupaya untuk menghadirkan screenless moment yang menyenangkan bagi semua pendengar. Kan tidak mungkin kita menatap gadget terus, ada kalanya sambil sambil beraktivitas, jenis kontennya juga beragam,” kata Niken.

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.